Berpartisipasi di Gerak Jalan Kota Probolinggo, Kepala SDN Jrebeng Lor 3: Momentum Tanamkan Disiplin dan Kekompakan Siswa


Probolinggo, Suaragenerasibangsa 
— Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jrebeng Lor 3, Vilaningrum Kusumawati, S.Pd., M.Pd., menilai Lomba Gerak Jalan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menjadi momentum penting untuk membangun karakter peserta didik.

Penilaian tersebut disampaikan Vilaningrum saat mendampingi 34 siswa SDN Jrebeng Lor 3 yang mengikuti Lomba Gerak Jalan pada Rabu (19/08/2026) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, SDN Jrebeng Lor 3 menurunkan dua regu yang terdiri atas regu putra dan regu putri.

Menurut Vilaningrum, keterlibatan siswa dalam kegiatan tingkat kota memberikan pengalaman berbeda dari proses pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas.

"Gerak jalan bukan sekadar kegiatan perlombaan. Ada banyak nilai pendidikan yang bisa anak-anak dapatkan, terutama kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan keberanian," ujar Vilaningrum.

Ia menjelaskan bahwa setiap peserta harus mampu mengikuti aba-aba dan menyesuaikan langkah dengan anggota regu lainnya.

"Anak-anak belajar untuk mengikuti aturan dan menyesuaikan diri dengan kelompok. Mereka tidak bisa berjalan sesuai keinginan sendiri karena harus menjaga kekompakan regu," jelasnya.

Vilaningrum mengatakan pihak sekolah memberikan pendampingan kepada siswa agar mereka mampu mengikuti perlombaan dengan tertib dan percaya diri.

"Kami memberikan arahan kepada peserta sejak persiapan. Kami ingin mereka memahami bahwa setiap anggota regu memiliki tanggung jawab untuk menjaga barisan," katanya.

Ia menyebut sebanyak 34 siswa yang mengikuti lomba telah dibagi menjadi dua regu sesuai dengan kelompok putra dan putri.

"Kami mengikutsertakan 34 siswa dalam dua regu. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan semangat, kedisiplinan, dan kemampuan terbaiknya," ungkap Vilaningrum.

Menurutnya, persiapan mengikuti gerak jalan juga mengajarkan siswa mengenai pentingnya proses sebelum mencapai hasil.

"Anak-anak belajar bahwa hasil yang baik membutuhkan persiapan. Mereka harus disiplin mengikuti latihan dan mendengarkan arahan dari guru," tuturnya.

Vilaningrum menambahkan, pengalaman tampil di depan masyarakat dan peserta dari sekolah lain dapat meningkatkan keberanian siswa.

"Saya ingin anak-anak berani tampil. Mereka harus memiliki rasa percaya diri dan tidak minder ketika berada di tengah banyak peserta," ujarnya.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam mengikuti perlombaan.

"Juara memang menjadi harapan, tetapi yang paling penting anak-anak mendapatkan pengalaman dan mampu menunjukkan sikap sportif selama kegiatan," kata Vilaningrum.

Menurutnya, kegiatan gerak jalan juga dapat mempererat hubungan antarsiswa karena mereka harus saling mendukung untuk menjaga ritme barisan.

"Kalau ada teman yang mulai kehilangan ritme, anggota lainnya harus membantu. Dari situ mereka belajar tentang kepedulian dan kebersamaan," jelasnya.

Vilaningrum mengapresiasi semangat para siswa yang telah bersedia mengikuti kegiatan tersebut sebagai perwakilan sekolah.

"Saya sangat mengapresiasi 34 siswa yang sudah berani tampil membawa nama sekolah. Mereka sudah menunjukkan semangat yang luar biasa," katanya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru pendamping yang telah membantu mempersiapkan peserta sebelum kegiatan berlangsung.

"Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang sudah mendampingi anak-anak. Persiapan dan pendampingan dari guru menjadi bagian penting dalam kegiatan ini," ungkap Vilaningrum.

Ia berharap pengalaman mengikuti Lomba Gerak Jalan dapat memberikan dampak positif terhadap sikap siswa dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

"Kami berharap kedisiplinan yang mereka tunjukkan dalam gerak jalan bisa diterapkan ketika belajar, datang ke sekolah, menjaga kebersihan, dan menjalankan tanggung jawab lainnya," ujarnya.

Vilaningrum menilai semangat kemerdekaan perlu dikenalkan kepada peserta didik melalui kegiatan yang dapat mereka ikuti secara langsung.

"Anak-anak perlu memahami bahwa kemerdekaan juga harus diisi dengan kegiatan positif. Salah satunya dengan belajar, berprestasi, menjaga persatuan, dan memiliki semangat kebersamaan," jelasnya.

Ia mengatakan sekolah akan terus mendorong siswa untuk aktif mengikuti kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan dan karakter.

"Kami akan terus memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi mereka. Tidak hanya akademik, tetapi juga bidang olahraga, seni, kreativitas, dan kegiatan sosial," katanya.

Menurut Vilaningrum, kegiatan seperti Lomba Gerak Jalan menjadi pelengkap pembelajaran yang dapat memperkaya pengalaman peserta didik.

"Pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas. Ketika anak-anak mengikuti kegiatan seperti ini, mereka juga belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, keberanian, dan sportivitas," tegasnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan perlombaan dengan penuh semangat dan menjaga nama baik SDN Jrebeng Lor 3.

"Apapun hasilnya, saya ingin anak-anak tetap bangga karena mereka sudah berani tampil dan berusaha memberikan yang terbaik untuk sekolah," tuturnya.

Vilaningrum juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan memperkuat semangat persatuan.

"Semangat kemerdekaan harus kita tanamkan sejak dini. Anak-anak harus belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, dan saling mendukung," pungkasnya.

Dengan mengirimkan 34 siswa dalam dua regu, SDN Jrebeng Lor 3 turut mengambil bagian dalam kemeriahan Lomba Gerak Jalan Pemkot Probolinggo sekaligus menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana pembentukan karakter dan penguatan semangat kebersamaan siswa. (septyan)

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Terkini

Terkini Lainnya