Probolinggo, Suaragenerasibangsa – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kota Probolinggo diwarnai aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan. Kodim 0820/Probolinggo menggandeng Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Kelurahan Mangunharjo untuk menanam 1.000 pohon di kawasan belakang Taman Wisata Study Lingkungan (TWSL), Rabu (9/9/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI ke-81 yang dikemas melalui kegiatan sosial dan lingkungan. Penanaman pohon dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap keberadaan ruang hijau sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Aksi penghijauan itu dipimpin langsung Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0820/Probolinggo Mayor CAJ Aminudin Abadi. Sejumlah pejabat dan unsur kewilayahan ikut hadir, di antaranya Camat Mayangan Deus Nawandi, perwakilan Polres Probolinggo Kota, Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama dan Relawan Destana Kelurahan Mangunharjo.
Sejak pagi, lokasi kegiatan mulai dipadati peserta. Bibit pohon yang telah disiapkan kemudian dibawa menuju titik-titik penanaman yang berada di kawasan belakang TWSL.
Satu per satu bibit ditanam secara gotong royong. Para peserta tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga memastikan tanaman mendapatkan media tanah yang cukup agar dapat berkembang setelah kegiatan berakhir.
Bagi Kodim 0820/Probolinggo, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara menerjemahkan semangat HUT TNI ke-81 dalam bentuk pengabdian yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Kasdim 0820/Probolinggo Mayor CAJ Aminudin Abadi mengatakan, penghijauan merupakan kegiatan sederhana yang memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara konsisten.
“Kami ingin peringatan HUT TNI ke-81 memberikan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. Penanaman pohon ini menjadi bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sekaligus mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaganya,” kata Aminudin.
Ia menjelaskan, tanaman yang ditanam tidak dapat langsung memberikan manfaat besar dalam waktu singkat. Dibutuhkan proses dan kepedulian bersama agar seluruh bibit dapat tumbuh menjadi pepohonan yang kuat.
Karena itu, Aminudin meminta kegiatan tersebut tidak berhenti setelah acara selesai. Menurutnya, keberadaan 1.000 pohon tersebut harus mendapatkan perhatian dari semua pihak yang berada di sekitar kawasan.
“Setelah penanaman, mari kita rawat bersama. Jangan hanya mengejar jumlah pohon yang ditanam, tetapi kita juga harus memastikan tanaman tersebut dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan,” ujarnya.
Aminudin menilai keterlibatan masyarakat melalui Destana merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan kegiatan. Relawan yang berada di tingkat kelurahan dinilai lebih dekat dengan masyarakat sehingga dapat membantu membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu institusi. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, relawan dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama. Ia menilai aksi penanaman 1.000 pohon menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan di wilayah Kelurahan Mangunharjo.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Penanaman pohon bukan hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan antara pemerintah, TNI, kepolisian, relawan dan masyarakat,” ujar Ikromi.
Ia mengatakan, pemerintah kelurahan akan mendorong warga untuk ikut memelihara tanaman yang telah ditanam. Menurutnya, masyarakat harus melihat pohon sebagai bagian penting dari lingkungan yang perlu dijaga bersama.
Ikromi juga berharap keberadaan tanaman di kawasan tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Kawasan yang semakin hijau, kata dia, akan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih nyaman dan terawat.
“Kami akan terus mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan. Harapannya, kegiatan ini tidak menjadi kegiatan satu kali, tetapi bisa memunculkan kebiasaan baru untuk menanam dan merawat pohon di lingkungan masing-masing,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Destana Kelurahan Mangunharjo Rudi Purwanto menegaskan kesiapan relawan untuk ikut mengawal keberlanjutan penghijauan tersebut.
“Bagi Destana, menjaga lingkungan merupakan bagian dari membangun ketangguhan masyarakat. Kami siap ikut mengawal dan mengingatkan masyarakat agar pohon yang sudah ditanam dapat dirawat dengan baik,” kata Rudi.
Rudi menjelaskan, lingkungan yang terjaga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung. Menurutnya, kegiatan penanaman menjadi awal dari proses panjang yang harus dilanjutkan melalui pemeliharaan dan pengawasan.
Ia juga mengajak warga untuk tidak memandang pohon hanya sebagai tanaman, tetapi sebagai bagian dari investasi lingkungan. Pohon yang dirawat sejak sekarang dinilai dapat memberikan manfaat ekologis yang lebih besar pada masa mendatang.
“Kami berharap masyarakat ikut merasa memiliki. Kalau semua merasa bertanggung jawab, 1.000 pohon yang ditanam hari ini tidak hanya menjadi angka, tetapi benar-benar bisa tumbuh dan menjadi kawasan hijau,” ungkap Rudi.
Sinergi yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. TNI, pemerintah, kepolisian dan relawan bergerak bersama dengan masyarakat dalam satu kegiatan yang memiliki tujuan jangka panjang.
Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI, aksi tersebut juga menjadi pesan bahwa menjaga lingkungan merupakan bentuk pengabdian yang dapat dimulai dari langkah sederhana.
Kini, tantangan berikutnya bukan lagi sekadar menanam 1.000 pohon, melainkan memastikan setiap bibit dapat bertahan, tumbuh dan berkembang. Perawatan secara berkala menjadi bagian penting agar penghijauan di belakang TWSL benar-benar memberikan dampak bagi lingkungan.
Melalui aksi tersebut, Kodim 0820/Probolinggo bersama Destana Kelurahan Mangunharjo berharap semangat penghijauan dapat terus berlanjut. Momentum HUT TNI ke-81 pun diharapkan meninggalkan warisan positif berupa lingkungan yang semakin hijau sekaligus masyarakat yang semakin peduli terhadap kelestarian alam. (Septyan)
