Maulid Nabi dan Aqiqah Putri Pertama, Keluarga Ahmad Hairi Afifuddin Gelar Syukuran Penuh Khidmat


Sumenep, Suaragenerasibangsa – Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur menyelimuti keluarga Ahmad Hairi Afifuddin dan Virasatul Atia. Kebahagiaan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus acara aqiqah atas kelahiran putri pertama mereka, Rumi Arsyinta Khairira Mecca.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (31/8/2026) mulai pukul 18.00 WIB atau setelah salat Magrib. Acara digelar di kediaman keluarga di Dusun Dedder, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep.

Peringatan Maulid Nabi dan aqiqah tersebut menjadi momen istimewa bagi keluarga. Selain menjadi bagian dari tradisi keagamaan dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan itu sekaligus menjadi ungkapan syukur atas anugerah kehadiran buah hati pertama yang menambah kebahagiaan keluarga.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dan Mensyukuri Anugerah Kehadiran Buah Hati”, acara tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keluarga, tetapi juga sarana untuk mengingat kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ahmad Hairi Afifuddin mengatakan, kelahiran anak pertama merupakan anugerah besar yang patut disyukuri. Karena itu, momentum tersebut diwujudkan melalui kegiatan aqiqah yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kelahiran putri pertama kami, Rumi Arsyinta Khairira Mecca. Kehadirannya menjadi kebahagiaan sekaligus amanah besar bagi kami sebagai orang tua,” ujar Ahmad.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar acara keluarga, melainkan juga menjadi momentum untuk memanjatkan doa terbaik bagi sang buah hati. Ia berharap Rumi dapat menjalani tumbuh kembang dengan baik dan senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

“Kami berharap Rumi tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, berbakti kepada kedua orang tua dan memiliki akhlak yang baik. Semoga setiap tahapan kehidupannya senantiasa mendapatkan keberkahan dan kemudahan,” katanya.

Ahmad juga menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi memiliki makna penting bagi keluarga. Menurut dia, keteladanan Rasulullah SAW perlu terus dikenalkan dan diterapkan dalam kehidupan, terutama nilai kasih sayang, kesabaran, kejujuran dan kepedulian terhadap sesama.

“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kami juga ingin mengingatkan diri sendiri dan keluarga agar selalu berusaha meneladani akhlak Rasulullah SAW. Semoga nilai-nilai tersebut dapat menjadi bagian dari kehidupan keluarga kami dalam mendidik Rumi ke depannya,” tuturnya.

Sementara itu, Virasatul Atia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kelahiran putri pertama. Bagi dirinya, kehadiran Rumi menjadi pengalaman sekaligus anugerah yang sangat berarti dalam perjalanan kehidupan keluarga.

“Bagi kami, kehadiran Rumi adalah karunia yang luar biasa. Tidak ada yang bisa menggambarkan rasa bahagia dan syukur kami selain terus memanjatkan doa agar putri kami selalu diberikan kesehatan dan kebaikan,” ungkap Virasatul.

Ia berharap Rumi dapat tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dan nilai-nilai kebaikan. Pendidikan agama dan pembentukan akhlak, kata dia, akan menjadi bagian penting dalam perjalanan tumbuh kembang putrinya.

“Kami ingin Rumi tumbuh menjadi anak yang shalihah, berbakti kepada orang tua, menyayangi keluarga dan memiliki akhlak mulia. Kami tentu akan berusaha memberikan yang terbaik serta membimbingnya dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Virasatul juga mengajak keluarga dan orang-orang terdekat untuk bersama-sama mendoakan tumbuh kembang Rumi. Ia berharap doa yang diberikan menjadi bekal kebaikan bagi putrinya dalam menjalani kehidupan di masa mendatang.

“Mudah-mudahan Rumi selalu berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan umur panjang, kesehatan, kecerdasan dan keberkahan. Semoga kelak menjadi anak yang membawa kebahagiaan serta penyejuk hati bagi keluarga,” katanya.

Rangkaian kegiatan Maulid Nabi dan aqiqah tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Kehadiran keluarga, kerabat, sahabat dan para tamu undangan turut menambah kehangatan dalam momentum syukuran tersebut.

Bagi keluarga Ahmad Hairi Afifuddin dan Virasatul Atia, peringatan Maulid Nabi sekaligus aqiqah menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi. Doa dan kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi bagian dari keberkahan atas kelahiran putri pertama mereka.

Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa kehadiran seorang anak merupakan amanah yang membutuhkan tanggung jawab besar dari kedua orang tua. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi landasan keluarga dalam menjalankan peran tersebut.

Keluarga Ahmad Hairi Afifuddin dan Virasatul Atia menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga, kerabat, sahabat dan tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Mereka juga mengapresiasi doa serta doa restu yang diberikan untuk Rumi Arsyinta Khairira Mecca.

Doa terbaik pun dipanjatkan untuk sang buah hati agar tumbuh menjadi anak yang shalihah, sehat, cerdas dan berakhlak mulia. Keluarga berharap Rumi memiliki umur panjang, senantiasa dilimpahi keberkahan dan kelak menjadi kebahagiaan serta penyejuk hati bagi kedua orang tua dan keluarga besar.

Momentum tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi keluarga Ahmad Hairi Afifuddin dan Virasatul Atia dalam menjalankan amanah sebagai orang tua. Dengan penuh harapan dan doa, keduanya ingin mengantarkan Rumi Arsyinta Khairira Mecca tumbuh dalam kasih sayang keluarga serta nilai-nilai agama yang baik.

(Septyan)

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Terkini

Terkini Lainnya