Ratusan Warga Padati Maulid Nabi di Banyu Urip Lor, Pesan Kerukunan Menggema


Surabaya, Suaragenerasibangsa – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan RT 011 RW 07 Banyu Urip Lor IV, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, berlangsung meriah. Sekitar 300 warga hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat dengan pesan keagamaan serta kebersamaan.

Digelar pada Rabu (26/8/2026), kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan warga dari sejumlah RT di lingkungan RW 07. Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, acara dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat.

Ketua RT 011, Pak Untung, menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan. Lingkungan RT 011 pun menjadi titik berkumpul warga yang datang mengikuti agenda keagamaan tersebut.

Sejumlah tokoh wilayah turut hadir memberikan dukungan. Di antaranya Ketua RW 07 Pak Nanang dan Lurah Kupang Krajan Herman Jailani.

Hadir pula anggota DPRD Kota Surabaya Fraksi B, Ghofar Ismail. Kehadiran para tokoh tersebut membuat kegiatan semakin semarak sekaligus memperlihatkan adanya sinergi antara masyarakat dan unsur pemerintahan maupun legislatif.

Dalam sambutannya, Herman Jailani menyampaikan penghargaan kepada masyarakat RW 07 yang tetap menjaga semangat kebersamaan melalui kegiatan keagamaan.

Ia menilai peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga. Nilai-nilai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak hanya dikenang, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Terima kasih kepada seluruh warga RW 07 yang hadir memeriahkan kegiatan ini. Semoga kita semua mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW,” ujar Herman.

Lurah Kupang Krajan itu juga mengajak masyarakat untuk mempertahankan suasana rukun di lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, keguyuban warga merupakan kekuatan yang perlu dijaga bersama.

Ia secara khusus meminta warga RT 011 terus mempertahankan kekompakan yang telah terbangun.

“Mari terus menjaga kerukunan, keguyuban dan ukhuwah antarwarga. Khususnya RT 011, tetap kompak, guyup dan rukun,” tambahnya.

Pesan serupa disampaikan Ghofar Ismail. Anggota DPRD Kota Surabaya tersebut mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Maulid untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Ketua RT, RW serta panitia yang telah menggelar kegiatan tersebut.

“Semoga semua yang hadir bisa mendapatkan syafaat Baginda Nabi Muhammad SAW. Mari terus bersholawat, menjaga ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antarwarga,” kata Ghofar.

Menurutnya, kehidupan bermasyarakat harus tetap berlandaskan nilai-nilai agama. Sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan dinilai penting agar hubungan antarwarga tetap harmonis.

“Semoga melalui kegiatan ini kita semua mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW dan keselamatan dunia akhirat,” imbuhnya.

Peringatan tersebut juga dihadiri Ketua RT 10, Ketua RT 5, Ketua RT 7 dan Ketua RT 8. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kegiatan tidak hanya melibatkan warga RT 011, tetapi juga mendapat perhatian dari lingkungan sekitar.

Rangkaian acara kemudian dilengkapi dengan penampilan seni religi. Hadrah dan banjari tampil menghibur sekaligus mengiringi suasana peringatan yang berlangsung khidmat.

Salah satu penampilan yang turut menjadi perhatian warga adalah Tari Sufi Al Ikhlas Surabaya. Seni pertunjukan tersebut menambah warna dalam kegiatan yang menggabungkan unsur dakwah, budaya dan kebersamaan.

Memasuki sesi tausiah, Ustaz Muzakki Ubaidilla menyampaikan ceramah mengenai keteladanan Nabi Muhammad SAW serta pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah.

Ustaz Muzakki juga berharap warga Banyu Urip Lor senantiasa diberikan keberkahan serta mampu mempertahankan suasana harmonis di lingkungan masing-masing.

“Semoga di bulan kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW ini, warga tetap kompak, guyup dan rukun serta selalu dicintai oleh Baginda Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah warga yang hadir. Kurang lebih 300 orang mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga selesai.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan warga dari lingkungan RT lainnya. Suasana keakraban tampak mewarnai peringatan yang berlangsung di lingkungan RT 011.

Bagi masyarakat, kebersamaan semacam itu menjadi modal penting untuk mempertahankan kehidupan sosial yang harmonis. Perbedaan lingkungan tempat tinggal tidak menjadi penghalang untuk berkumpul dalam satu kegiatan keagamaan.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan agar masyarakat tidak melupakan pentingnya ukhuwah. Persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama menjadi nilai yang terus ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Banyu Urip Lor itu akhirnya bukan hanya menjadi agenda memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Lebih dari itu, pertemuan warga tersebut menjadi momentum untuk memperkuat tali silaturahmi dan menjaga keguyuban di lingkungan RW 07.

Dengan semangat kebersamaan yang terlihat sepanjang acara, warga berharap tradisi keagamaan dan kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan. Tujuannya agar hubungan antarwarga semakin erat serta suasana rukun tetap terjaga di tengah masyarakat. (Septyan)

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Terkini

Terkini Lainnya